Tampilkan postingan dengan label inspiratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspiratif. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 April 2012

Jadilah Mahasiswa Sukses dengan Tiga Kunci


Terdapat tiga kunci yang membuat seorang mahasiswa mampu meraih kesuksesan. Namun ketiganya  umumnya sulit untuk dilakukan oleh mahasiswa. Apakah itu? Manajemen waktu, komunikasi interpersonal, dan mind mapping. 

Semua materi tersebut adalah kebutuhan akan permasalahan yang biasanya muncul pada mahasiswa di masa peralihan kehidupan sekolah ke kehidupan kampus. Manajemen waktu misalnya, merupakan solusi terhadap masalah yang sangat sering dihadapi oleh mahasiswa yang baru mulai merasakan kehidupan sebagai seorang mahasiswa.

Kegiatan perkuliahan yang cukup padat serta kegiatan organisasi kemahasiswaan menjadikan mahasiswa perlu merencanakan dan mengatur prioritas jadwal mereka agar segala hal dapat berjalan dengan baik. Mahasiswa sebaiknya dilatih untuk membuat perencanaan berdasarkan penting atau mendesaknya suatu kegiatan untuk dilakukan.

Selain dilatih untuk mengatur waktu, komunikasi menjadi hal penting ketika terdapat ide atau pikiran yang ingin disampaikan. Komunikasi pulalah yang menjadi poin kritis mengapa seorang mahasiswa bisa dimarahi dosen atau dimusuhi teman.

Selasa, 13 Maret 2012

Inspiration



‎"There is no security on this earth. Only opportunity." - Douglas MacArthur.
Untuk kesekian kalinya saya tercengang setelah membaca buku yang menceritakan tentang keajaiban mimpi. Bahagia, tawa, dan haru semuanya campur aduk, serasa cap jai (saya g tau tulisannya yang bener gimana soalnyaa saya g suka masakan yang mencampur adukkan semua bahannya ini).
Kisah yang sebagian besar adalah true story… Dimana tokoh utamanya menggantungkan impiannya setinggi langit ke tujuh, impian yang menurut persepsi umum adalah suatu hal yang mustahil, terlalu jauh buat dijangkau. Tapi toh pada akhirnya sang tokoh mampu membuktikan pada semua orang bahwa impiannya bukan hal yang mustahil. Dialah sang juara!!! Ia dapatkan hadiahnya, impiannya. Prosesnya tentu tak seindah yang kita bayangkan dari buku-buku itu. Penuh perjuangan, resiko, dan pengorbanan. Berhadapan langsung dengan segala problematika hidup yang bahkan tak bisa dibayangkan, tapi dari itulah ia terasah. Keterampilannya, tingkah lakunya, pikirannya.. Dan saat ia berhasil menaklukkan cobaan yang datang bertubi-tubi, Sang tokoh telah memenangkan takdirnya!!
Selanjutnya adalah pertanyaan untuk kita. Apakah kita berani untuk menjadi seperti sang tokoh utama?

Minggu, 05 Februari 2012

Perjuangan Bidan Lawan Tradisi Lokal - Bidan Inspiratif



Memanggang bayi? Membayangkannya saja sudah bikin bergidik. Tetapi, itulah yang dilakukan oleh warga Desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Atapupu, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bukan hanya bayi yang “dipanggang?, tetapi juga sang ibu. Tradisi yang dipegang erat oleh warga setempat itu bernama panggang api.
Selama 40 hari berturut-turut setelah melahirkan, sang ibu dan bayinya wajib melakoni tradisi panggang api. Mereka tidur di ranjang yang bagian bawahnya dipasangi bara api. Persis dengan proses memanggang daging atau makanan lain. Hal tersebut dilakukan selama dua sampai tiga jam. Warga setempat yakin bahwa tradisi itu bakal membuat si bayi lebih kuat. Kepulan asap yang ada membuat bayi dan ibu terus hangat.
Benarkah? Yang pasti, tradisi panggang api itu membuat ibu dan bayinya “kepanasan”. Bukan bikin kuat, si bayi justru tidak bisa beristirahat dengan tenang. Tak jarang bayi menangis karena kepulan asap yang pekat. Hal itu juga membuat sang ibu kesulitan menenangkan bayinya.
Kuatnya tradisi panggang api itulah yang harus dihadapi bidan Rosalinda Delin ketika kali pertama bertugas di Desa Jenilu pada 1999. “Awal saya berdinas, saya tidak mengira bahwa tradisi leluhur itu masih ada,” kata Rosa saat mengikuti penjurian Srikandi Award di Jakarta (19/12). Acara tersebut digagas Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan Sari Husada.